Bahagia atau Sukses? Mana yang Harus Didahulukan?

Tentu semua orang ingin bahagia bukan?, ingin sukses juga bukan? tapi apabila disuruh memilih yang harus didahulukan, tentu kita akan bingung. Karena keduanya memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan kita.

Berbicara bahagia, kebahagiaan itu bisa datang dari mana saja. Contohnya, seperti kalian mendapatkan jatah untuk berlibur dari kantor, tentu itu akan membuat kalian bahagia bukan. Sama halnya kaya gua, gua bahagia kalo ditraktir sama temen gua makan.

Semua pasti ingin selalu mendapatkan kebahagiaan.


Kemudian sukses. Sukses ini memiliki artian bahwa hal yang kita lakukan atau tujuan kita telah mendapatkan hasil yang sangat sempurna. Seperti halnya dalam menghadapi ujian. Kita tentu ingin mendapatkan nilai yang besar bukan, oleh karena itu kita rajin belajar.

Setelah pengumuman ujian, akhirnya kita mendapat nilai besar yaitu 95. Itu adalah kesuksesan yang diraih oleh kita karena sering rajin belajar. Tentu ini menjadi salah satu yang diinginkan oleh setiap orang.

Kita balik lagi ke topik, seandainya dari kedua itu, antara sukses atau bahagia, kalian lebih dahulukan yang mana?

Beberapa diantaranya memilih sukses terlebih dahulu, karena mereka beranggapan bahwa apabila sukses, kebahagiaan akan menghampiri. Apakah benar demikian?

Kita lihat kasus yang baru baru saja menjadi perbincangan. Yaitu meninggalnya salah satu dari artis Korea Selatan. Dia itu sukses bukan, menjadi artis dan memiliki banyak penggemar. Akan tetapi, apakah semua itu menjamin bahwa ia akan bahagia?

Tentu orang lain berpandangan pasti bahagia, karena dia telah sukses menjadi artis yang banyak penggemar. Akan tetapi, dalam dirinya itu tidak ada yang tau kan, seandainya ia bahagia lantas, mengapa ia mengakhiri hiudpnya seperti itu?

Jadi sekali lagi, apakah dengan sukses kebahagiaan akan selalu hadir?  Dalam kasus tersebut tentu saja tidak. Bahkan, mereka yang memiliki harta, rumah mewah itu tidak sepenuhnya memiliki kebahagiaan. Untuk kebahagiaan harta sih iya, tetapi bagaimana dengan hatinya?

Sebagian orang juga berpendapat bahwa tentu saja mendahulukan kebahagiaan, karena, apabila kita bahagia, persoalan sebesar apapun akan mudah untuk kita selesaikan dan kita akan sukses dalam hidup.

Dalam pendapat ini gua sih oke oke aja. Emang bener sih, bahagia itu ladangnya kehidupan. Tetapi, kalian harus bandingin dulu, bahagia kaya apa aja yang boleh. Ngga semua bahagia itu baik loh.

Misalnya aja, kalian bahagia saat orang yang kalian benci itu kena musibah. Itu termasuk bahagia yang kaga punya manfaat. Berbicara bahagia emang ga mudah sih, karena kalo dijelasin pastinya panjang lebar dan mungkin ga pernah selesai.

Intinya, kalo gua sih milih bahagia dulu, inget bahagia yang postif ya jangan yang negatif kaya tadi itu. Karena kalo sukses itu kan usaha dari diri masing-masing. Mereka yang berusaha keras, pasti mendapat kesuksesan.

Tapi, lebih baik sih kalo seimbang, artinya mendahulukan keduanya. Antara bahagia dan sukses. Semua orang pasti punya pendapat mereka masing-masing.